Pahami tentang skripsi!

Untuk teman-teman yang sudah mendekati semester akhir, pengetahuan tentang skripsi penting untuk diperdalam agar kuliahnya cepet kelar! Tidak sedikit mahasiswa yang galau atau bahkan cenderung depresi hanya karena skripsi, terlebih lagi harus berhadapan dengan dosen pembimbing yang rada saklek!

Skripsi merupakan tugas ilmiah mahasiswa semester akhir yang sepenuhnya adalah tanggung jawab mahasiswa itu sendiri. Di Indonesia pada umumnya untuk mendapatkan gelar sarjana selain mensyaratkan lulus semua mata kuliah, sebuah universitas atau sekolah tinggi mensyaratkan mahasiswanya untuk melakukan sebuah penelitian atau membuat project dalam bentuk karya ilmiah ataupun skripsi yang nantinya akan diuji oleh dosen penguji dalam sidang skripsi.

skripsiku

Perbedaan skripsi dengan tugas akhir terletak pada struktur penulisannya. Umumnya, struktur penulisan tugas akhir hanya sampai kajian pustaka atau analisa kualitatif, sedangkan pembuatan skripsi melibatkan survei atau penelitian lapangan. Secara fungsi, skripsi berguna sebagai syarat kelulusan mahasiswa sarjana S1, sedangkan tugas akhir (TA) digunakan untuk syarat lulus mahasiswa jenjang diploma (D3/D4).

Hal pertama yang harus diketahui sebelum terjun ke dunia perskripsian adalah mengetahui apa itu sebenarnya skripsi dan jenis metode dan data apa yang dapat digunakan!

Skripsi adalah karya tulis ilmiah hasil penelitian mahasiswa sarjana S1 (strata satu) yang membahas sebuah fenomena tertentu sesuai kaidah atau aturan yang berlaku. Istilah skripsi hanya digunakan di Indonesia, sedangkan di luar negeri, skripsi disebut dengan istilah undergraduate thesis. Ada dua metode penelitian dalam penulisan skripsi, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Perbedaan skripsi kualitatif dan kuantitatif terdapat pada data yang digunakan dan cara menganalisanya. Keduanya bisa digunakan untuk skripsi jurusan apapun.

Skripsi kuantitatif menggunakan survei atau kuesioner atau yang disebar ke subjek penelitian sebagai metode penelitiannya atau bisa juga menggunakan data sekunder. Setelah data selesai dikumpulkan, perhitungan matematika dilakukan untuk mendapatkan kesimpulan. Umumnya, skripsi kuantitatif juga menggunakan software dalam mengolah data, contohnya SPSS atau Eviews.

Skripsi kualitatif menggunakan metode wawancara atau observasi secara mendalam ke subjek penelitiannya. Karena penelitian skripsi kualitatif tidak menggunakan perhitungan matematika, biasanya, proses pengumpulan datanya memerlukan waktu lama demi hasil analisa yang akurat.

Data yang digunakan bisa merupakan data sekunder atau data primer! Data sekunder adalah data yang tidak langsung memberikan data kepada peneliti, misalnya penelitian harus melalui orang lain atau mencari melalui dokumen. Data ini diperoleh dengan menggunakan studi literatur yang dilakukan terhadap banyak buku dan diperoleh berdasarkan catatan-catatan yang berhubungan dengan penelitian, data yang diperoleh dari perusahaan yang menjadi objek penelitian ataupun internet.

Data primer merupakan data yang diperoleh langsung di lapangan oleh peneliti sebagai obyek penulisan. Metode wawancara mendalam atau in-depth interview dipergunakan untuk memperoleh data dengan metode wawancara dengan narasumber yang akan diwawancarai.

Jika sudah memahami apa itu skripsi, hal utama yang harus dilakukan mahasiswa semester akhir adalah mulailah untuk melakukan pembuatan skripsi, dengan menentukan objek penelitian dan mancari sebuah masalah dan dijadikan latar belakang penelitian. Biasanya pembuatan skripsi diawali dengan pembuatan proposal penelitian terlebih dahulu.

Biasanya mahasiswa seringkali dibingungkan dalam menentukan sebuah judul skripsi yang ingin dibuat. “Nah untuk mensiasatinya, sebelum menentukan judul adalah tentukan dulu objek  penelitiannya dan membuat latar belakang. Biasanya objek penelitian itu relate dengan jurusan kuliah atau peminatan yang kita ambil.

Contohnya jika kalian adalah jurusan manajemen, tentukan dulu perusahaan atau lembaga yang akan menjadi objek penelitian lalu carilah masalahnya sesuai dengan peminatan apakah yag berhubungan dengan sumberdaya manusia, pelayanan, promosi, atau kondisi keuangan. Begitupun dengan dengan jurusan lainnya, misalnya jurusan hukum menentukan objek yang berhubungan dengan law firm, notaris, pengadilan dan lainnya lalu tentukan pasal, kasus atau masalah yang ada, lalu untuk jurusan sastra misalkan menentukan objeknya seperti buku karya fiksi atau non fiksi yang akan dianalisa dan temukan masalah dan lainnya. Begitu pula dengan jurusan-jurusan lainnya. Pada intinya adalah temukan dan tentukan masalah yang akan diteliti sebelum menentukan judul, karena tujuan dari peneletian adalah pemecahan sebuah masalah, jika tidak ada masalah tidak perlu ada penelitian!

Baiklah, mungkin itu dulu  yang dapat saya sampaikan pada blog kali ini, selanjutnya mungkin saya akan berbagi tips-tips mengerjakan skripsi agar cepat kelar! wait and see yaa, terimkasih bagi kalian yang sudah mampir dan salam sukses untuk kita semua!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: